Kejari Serang Panggil 8 Pejabat Banten

Serang – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang kembali memanggil para pejabat Pemprov Banten dan pengurus Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Sholatiyah, Senin (20/05/2013). Pemanggilan itu terkait adanya dugaan penyelewengan dana hibah di Yayasan tersebut sebesar Rp600 juta. Dalam pemanggilannya, pihak Kejari Serang meminta keterangan terkait mekanisme pencairan dana hibah yang digelontorkan Pemprov Banten kepada Yayasan, pada tahun 2012 lalu.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Serang, Triono Rahyudi mengatakan, pihaknya telah memanggil 8 orang pejabat Pemprov Banten, dan pengurus yayasan untuk dimintai keterangan. Dari 8 orang yang dipanggil, hanya sebanyak 5 orang yang telah memenuhi panggilan. “Pemeriksaan masih akan dilanjutkan, untuk yang tidak hadir akan dilakukan pemanggilan ulang,” terang Triono, Senin (20/05/2013).

Beberapa pejabat yang dipanggil diantaranya, Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD), Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan (Ekbang), Biro Kesejahtraan Rakyat (Kesra), dan pihak yayasan. “Saya masih diluar, nama – namanya saya tidak hafal,” ujar Triono.

Menurut Triono, pertanyaan yang akan dilontarkan kepada para pejabat tersebut, yakni dimulai dari pengangaran, pelaksanaan, pengawasan, ragulasi hingga evaluasi dana hibah. “Kami hanya memintai keterangan soal penganggaran hingga aturan,” jelas Triono.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Provinsi Banten, Masruri mengatakan, dirinya hanya dimintai keterangan soal mekanisme penyaluran dana hibah tersebut. “Kami sudah memenuh panggilan dan hanya dimintai mekanisme, atau aturan main soal dana hibah saja,” ujar Masruri.

Masruri menerangkan, penerima dana hibah adalah objek pemeriksa. Sehingga, kata Masruri, jika ada keterlibatan pejabat yang diduga menyelewengkan dana hibah tersebut, maka silahkan untuk diperoses secara hukum. “Kalau ada keterlibatan pejabat, diangkut saja,” terang dia.

Masruri menjelaskan, Kesra saat ini hanya berfungsi merekap organisasi yang mengajukan dana hibah dan merekomendasikan organisasi tersebut. Namun untuk yang memutuskan itu tergantung Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Tugas kami juga sama dengan 14 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bisa mengeluarkan anggaran dana hibah seperti Dinas Pendidikan (Dindik) dan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten,” terangnya.

Postingan Terbaru Lain-nya :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Forum WP ID

Translate This Site

Visitors Negeri Jiran

free counters

Yang SeDang BerKunjuNg

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Welcome to Blog Banten Networks
-

Link Blog A-Z

A

4an25 4an25

B

bakulatz BAKULATZ

C

cahjawi Cahjawi - Coretan Bocah Jawi

D

dhahnd371 Dhand's Blog

E

syechanbaraqbahean baraqbah ⠊

F

fdhly Fdhly

G

gabanproduction Gaban Production

H

halamanputih Halamanputih

I

zonaiam iam – Zona yang sepertinya NORMAL

J

jurnalmasbro Jurnal Mas Bro

K

kangjava Kangjava

L

labkomputerku labkomputerku

M

mabrurisirampog mabrurisirampog

N

nalurisendu Nalurisendu

O

oomguru. Oomguru

P

pagi2buta pagi2buta

R

rhakateza Rhakateza's Weblog

S

setiaonebudhi setiaonebudhi

T

terlampau Terlampau Site

U

V

W

wahyuchandra wahyuchandra

X

Y

yuni1980 Yuni1980 Blog

Z

%d bloggers like this: