Angka Siswa Banten Tidak Sekolah Jenjang SMA Tinggi

berita hardiknasSerang – Angka usia sekolah tingkat SMA yang tidak sekolah, lebih tinggi dari angka siswa yang sekolah tingkat SMA. Banyaknya siswa yang tidak sekolah itu, karena salah satunya factor ekonomi, dan masih minimnya bangunan sekolah di kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Hudaya Latuconsina mengatakan, warga usia sekolah tingkat SMA yang tidak bersekolah saat ini mencapi 600 ribu orang. Sedangkan untuk warga yang bersekolah hanya sekitar 285 ribu orang. “Jumlah siswa yang tidak sekolah tingkat SMA d Banten itu sangat inggi,” ujar Hudaya Latuconsina, usai melaksanakan peringatan hari pendidikan nasional 2013, Kamis (02/5/2013).

Dalam acara tersebut dihadiri Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Wakil Gubernur Banten Rano Karno dan Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin, serta beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Banten dan unsur muspida lainya.

Menurut Hudaya, upaya Provinsi Banten pada tahun 2013 ini untuk meningkatkan angka anak sekolah di tingkat SMA itu akan membangun 6 unit sekolah baru yang dibangun di beberapa daerah di Banten. Namun, yang menjadi kendala yaitu masalah lahan. “Kabupaten/kota yang menyediakan lahanya, dan Peovinsi Banten yang membangunya. “Dananya telah disiapkan sekitar 400 miliar untuk enam sekolah tersebut,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dalam sambutanya mengatakan, pentingnya Pendidikan yang ada di Banten untuk terus dikembangkan. Hal itu juga sebagai amanat Undang-undang Nomor 20/2003 tentang sistem pendidikan nasional. “Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya bersama-sama pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Banten untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Banten ini,” kata Atut.

Menurut Atut, Keberhasilan bidang pendidikan akan memberikan kontribusi terhadap tujuan pembangunan, yang telah direncanakan oleh pemerintah kabupaten/kota, Provinsi maupun tingkat nasional. “Saya mengharpkan dukungan pemerintah pusat khusunya pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk memenuhi ketersediaan ruang kelas untuk Sekolah Menegeah Atas (SMA) atau sederajat di Provinsi Banten karena masih kurangnya ruang kelas,” ujar Atut.

Untuk diketahui indikator capaian kinerja pada tahun 2012 di bidang pendidikan seperti angka Rata – Rata Lama Sekolah (RLS) sebesar 8,1 tahun, Angka Partisipasi Murni (APM) di tingkat SD dan sederajat sebesar 96,13 % dan angka partisipasi kasar (APK) di tingkat smp dan sederajat sebesar 96,1 % serta SMU dan sederajat sebesar 58,94 %.

Postingan Terbaru Lain-nya :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

" />

Twitter Admin, Klik Ya :)

  • Fiksi Mini: "Yuk" Suami: "Mah, yuk!" Istri: "Yuk." TAMAT 😅 1 hour ago

Kalender

New My Visitors


WELCOME FRIEND
visit counter

Forum WP ID

Translate This Site

Visitors Negeri Jiran

free counters

Yang SeDang BerKunjuNg

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Welcome to Blog Banten Networks
-

Link Blog A-Z

A

4an25 4an25

B

bakulatz BAKULATZ

C

cahjawi Cahjawi - Coretan Bocah Jawi

D

dhahnd371 Dhand's Blog

E

syechanbaraqbahean baraqbah ⠊

F

fdhly Fdhly

G

gabanproduction Gaban Production

H

halamanputih Halamanputih

I

zonaiam iam – Zona yang sepertinya NORMAL

J

jurnalmasbro Jurnal Mas Bro

K

kangjava Kangjava

L

labkomputerku labkomputerku

M

mabrurisirampog mabrurisirampog

N

nalurisendu Nalurisendu

O

oomguru. Oomguru

P

pagi2buta pagi2buta

R

rhakateza Rhakateza's Weblog

S

setiaonebudhi setiaonebudhi

T

terlampau Terlampau Site

U

V

W

wahyuchandra wahyuchandra

X

Y

yuni1980 Yuni1980 Blog

Z

%d bloggers like this: