RISALAH RAMADAN LENGKAP

Berikut ini adalah risalah ramadan yang saya ketik ulang, dengan penambahan seperlunya dari buku Panduan Amaliah Ramadhan terbitan Penerbit Pelajar Indonesia Jakarta. Semoga bermanfaat bagi kita umat Muslim yang sebentar lagi akan memasukinya. Aamiin.
PUASA RAMADHAN
PENGERTIAN
Puasa (shaum) adalah menahan makan dan minum serta segala hal yang membatalkannya, mulai dari terbit/imsak sampai terbenam matahari/maghrib dengan niat dan memenuhi syarat tertentu.

DASAR HUKUM PUASA RAMADHAN
Hukum dasar puasa adalah berdasarkan firman Allah swt, “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu menjadi orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN
Ramadhan adalah bulan yang mulia. Bulan yang sangat dinanti-nantikan bagi mereka yang mengetahui keberkahannya. Bulan ini merupakan sarana pembersihan jiwa, pembinaan diri, bulan penuh ampunan untuk menggapai kerihdaan Allah swt dalam rangka mencapai derajat takwa.
Diantara keutamaan bulan Ramadhan ini, sebagaimana diisyaratkan dalam hadits nabi, adalah:
1. Ramadhan adalah bulan yang paling mulia.
“Semulia-mulia bulan adalah bulan Ramadhan dan semulia-mulia hari adalah hari Jumat. (HR. Thabrani)
2. Ramadhan adalah bulan penghapusan dosa.
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang Allah telah mewajibkan kamu berpuasa di dalamnya, dan aku telah mensunahkan kamu berdiri dan beribadah di malamnya. Barangsiapa berpuasa dan bershalatul qiyam (shalat malam- tarawih, witir dan tahajud, red) di malam harinya karena iman dan karena mengharapkan keridhaan Allah, niscaya ia keluar dari dosanya, seperti hari dia dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Ibn Khuzaimah dari Abu Hurairah)
3. Pada bulan Ramadhan, pintu surga terbuka, pintu neraka tertutup.
“Dari Abu Hurairah ra, ia berkata, bahwa Nabi saw bersabda: ‘Apabila datang Ramadhan, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.’” (HR. Bukhari dan Muslim)

KEUTAMAAN PUASA RAMADHAN
Ibadah puasa di bulan Ramadhan memiliki keutamaan-keutamaan tertentu, sebagaimana terungkap dalam banyak hadist Nabi saw. diantara keutamaan tersebut adalah:
1. Puasa Ramadhan adalah jaminan untuk memperoleh Ampunan Allah swt.
“Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya Allah mengampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Ashhabus Sunan dari Abu Hurairah)
2. Puasa ramadhan akan membawa pelakunya memasuki surga.
“Saya datang kepada Rasulullah saw, lalu saya berkata: ‘Suruhlah aku mengerjakan suatu amalan yang memasukan aku ke dalam surga’. Bersabda Nabi saw: ‘Tetaplah engkau berpuasa, karena puasa itu tak ada bandingannya.’ Kemudian aku mendatangi Nabi saw untuk yang kedua kali, maka Nabi bersabda pula: ‘Tetaplah engkau berpuasa.’” (HR. Ahmad, An-Nasai, dan al-Hakim Abu Umamah)
3. Puasa ramadhan menjadi penghalang dari siksa neraka.
“Puasa (Ramadhan) merupakan perisai dan benteng yang kokoh dari siksa neraka.” (HR. Bukhari)
4. Puasa memberi syafaat di hari kiamat.
“Puasa dan Al-Qur’ân memberi syafaat kepada para hamba di hari kiamat. Puasa berkata: ’Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya makan makanan dan syahwat-syahwatnya di siang hari, maka perkenankanlah aku memberi syafaat baginya.’ Dan berkata Al-Qur’ân: ‘Aku telah menghalanginya tidur di malam hari, maka perkenankanlah aku memberi syafaat baginya.’ Syafaat keduanya diterima Allah.” (HR. Ahmad dari Abdullah bin ‘Amar)

RUKUN PUASA
1. Niat pada malam harinya.
2. Menahan diri dari segala yang membatalkan puasa, sejak terbit fajar sampai terbenam matahari.

SYARAT WAJIB PUASA
1. Beragama Islam.
2. Baligh (dewasa).
3. Berakal.
4. Kuat puasa.

SYARAT SAH PUASA
1. Beragama Islam.
2. Dapat membedakan baik dan buruk.
3. Suci dari haid dan nifas (bagi perempuan).
4. Pada waktu yang diperbolehkan berpuasa. Dalam ini ada beberapa waktu yang diharamkan untuk berpuasa, yaitu:
 Setiap tanggal 1 Syawal (Hari Raya Idul Fitri)
 Setiap tanggal 10 Dzulhijjah (Hari Raya Idul Adha)
 Setiap tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah (Hari Tasyriq)

SUNNAH PUASA
1. Segera berbuka jika tiba waktunya.
2. Membaca doa ketika hendak berbuka.
3. Mengakhirkan makan sahur.
4. Memperbanyak membaca al-Qur’ân.
5. Memperbanyak bersedekah.
6. Memperbanyak beribadah.
7. Memberi makanan berbuka kepada orang lain.

BATAL PUASA
1. Makan atau minum dengan sengaja.
2. Muntah dengan sengaja.
3. Keluar darah haid atau nifas (bagi perempuan).
4. Gila.
5. Murtad (keluar dari Agama Islam).
6. Keluar mani dengan sengaja, kecuali karena mimpi.
7. Bersenggama.
8. Berniat membatalkan puasa.

ORANG-ORANG YANG BOLEH MENINGGALKAN PUASA
1. Orang yang tidak berpuasa, tetapi wajib mengqadha sesuai dengan jumlah hari yang ditinggalkan, yakni:
 Orang sakit yang tak kuat berpuasa
 Musafir (orang yang bepergian jauh)
 Perempuan yang sedang haid atau nifas
2. Orang yang tidak berpuasa, tetapi wajib membayar fidyah setiap hari sebanyak ¾ liter beras kepada fakir miskin, yaitu:
 Orang yang lanjut usia
 Orang yang tak sanggup puasa
 Orang yang sakit terus-menerus
 Wanita yang menyusui

MANFAAT PUASA
1. Manifestasi dari pernyataan keimanan kita.
2. Menyehatkan jasmani dan rohani.
3. Membentuk pribadi yang sabar, tabah, disiplin, jujur, dan ikhlas.
4. Memupuk kesetiakawanan sosial.
5. Membentuk manusia yang bertakwa kepada Allah swt.

SHALAT TARAWIH
Shalat Tarawih adalah shalat malam yang dikerjakan setelah Shalat Isya pada bulan Ramadhan. Shalat ini hukumnya sunnah muakkad (penting bagi laki-laki dan perempuan), boleh dikerjakan sendiri tapi lebih baik dikerjakan berjamaah, dengan jumlah rakaat 11 (termasuk witir 3 rakaat) atau 23 (termasuk witir 3 rakaat).

SHALAT WITIR
Shalat Witir adalah shalat sunnah dengan jumlah rakaat ganjil (paling sedikit satu rakaat dan paling banyak 11 rakaat), dilakukan pada malam hari setelah shalat isya sampai fajar. Kalau dikerjakan tiga rakaat, jangan membaca tasyahud awal agar tidak serupa dengan shalat maghrib.

NUZULUL QUR’AN
Nuzulul Qur’ân adalah hari yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan, ketika Allah menurunkan wahyu Al-Qur’ân untuk pertama kalinya.

Al-Qur’ân pertama kali diturunkan pada malam senin, tanggal 17 Ramadhan bertepatan dengan tanggal 6 Agustus 610 Masehi ketika Nabi Muhammad saw sedang melakukan tahanuts di Gua Hira’, yang terdapat pada sebuah bukit yang bernama ‘Jabal Nur’ (Bukit Cahaya), sekitar dua atau tiga mil sebelah utara kota Mekkah.

Ayat yang pertama kali turun sekaligus sebagai pengangkatan Nabi Muhammad saw menjadi Nabi/Rasul adalah Surat Al-‘Alaq ayat 1-5. Setelah peristiwa itu, Al-Qur’ân selanjutnya diturunkan secara berangsur-angsur selama 22 tahun 2 bulan 22 hari, hingga ayat yang terakhir diturunkan pada hari Jumat 9 Dzulhijjah 10 Hijriyah bertepatan dengan bulan Maret 632 Masehi pada saat Nabi Muhammad saw sedang wukuf di Padang Arafah menunaikan ibadah Haji Wada atau Haji Terakhir. Ayat yang turun terakhir ini adalah Surat Al-Maidah ayat 3.

LAILATUL QADAR
PENGERTIAN
Lailatul (malam) Qadar adalah satu malam pada bulan Ramadhan yang penuh barokah dan kemualiaan. Peristiwa ini diabadikan oleh Allah swt dalam Al-Qur’ân surat ke-97 dengan nama Surat Al-Qadr yang terdiri atas lima ayat.

KEISTIMEWAAN LAILATUL QADAR
1. Malam diturunkannya al-Qur’an (pada zaman Nabi saw).
2. Pada malam ini Allah swt melipatgandakan pahala amal ibadah kita seperti beribadah 1000 bulan atau satu amal ibadah dilipatgandakan pahalanya menjadi 29.500 kali.
3. Atas izin Allah pada malam itu para malaikat bertebaran di pelosok bumi.
4. Malam itu penuh dengan keselamatan dan kesejahteraan hingga terbit fajar.
5. Rahasia Malam Qadar tidak ditentukan, yaitu supaya orang bersungguh-sungguh beramal karena mengharap-harapkannya. Menurut hadits Nabi, Lailatul Qadar turun pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil (21, 23, 25, 27, dan 29) dan yang lebih mahsyur ialah malam 27 Ramadhan.

I’TIKAF
PENGERTIAN
I’tikaf adalah diam (berhenti) di dalam masjid dengan tujuan dan syarat tertentu. Hukum i’tikaf adalah sunnah pada tiap-tiap waktu, boleh dikerjakan pada siang hari atau malam, atau siang dan malam. Lebih-lebih pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan, sejak tanggal 21 hingga 29 Ramadhan. Pelaksanaannya ialah pertama-tama masuk masjid sengan shalat tahiyatul masjid, kemudian melanjutkan dengan ibadah lainnya, seperti zikir, berdoa, membaca al-Qur’an, dll.

RUKUN I’TIKAF
1. Niat. Kalo mengerjakan i’tikaf yang dinazarkan, maka wajib berniat fardhu agar berbeda dengan yang sunnah.
2. Bertinggal di masjid, sekurang-kurangnya sekadar yang dinamakan berhenti.
3. Orang yang beri’tikaf disyaratkan: orang Islam, baligh dan berakal, serta suci dari najis dan hadas.

BATAL I’TIKAF
1. Berhadas.
2. Keluar dari masjid tanpa keperluan (yang dibenarkan).

ZAKAT FITRAH
PENGERTIAN

Zakat fitrah adalah zakat badan, yakni mengeluarkan bahan makanan pokok minimal sebanyak 3,5 liter (2,5 kg) atau berupa uang yang nilainya setara dengan jumlah tersebut.

HUKUM DAN SYARAT WAJIB ZAKAT
Zakat fitrah hukumnya wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim, laki-laki atau perempuan, besar atau kecil, merdeka atau hamba. Sedang syarat-syarat wajib zakat fitrah adalah:
1. Islam.
2. Lahir sebelum terbenam matahari pada penghabisan bulan Ramadhan. Anak yang lahir sesudah terbenam matahari tidak wajib fitrah.
3. Mempunyai kelebihan harta pada waktu malam hari raya dan siang harinya dari keperluan makanan untuk dirinya sendiri dan untuk yang dinafkahinya, baik manusia ataupun binatang. Orang yang tidak mempunyai kelebihan harta pada waktu tersebut tidak wjib membayar fitrah, tetapi berhak menerima.

WAKTU MEMBAYAR ZAKAT FITRAH
1. Waktu yang diperbolehkan: awal Ramadhan sampai hari terakhir Ramadhan.
2. Waktu wajib: dari terbenam matahari pada penghabisan Ramadhan.
3. Waktu sunnah: sesudah Shalat Subuh sebelum pergi Shalat Idul Fitri.
4. Waktu makruh: sesudah Shalat Idul Fitri, sebelum terbenam matahari.
5. Waktu haram: sesudah terbenam matahari pada hari raya itu.

YANG BERHAK MENERIMA ZAKAT
Berdasarkan firman Allah swt dalam Surat at-Taubah ayat 6, bahwa orang yang berhak menerima zakat ada 8 golongan, yaitu:
1. Fakir, yaitu orang yang tidak mempunyai harta dan usaha, atau mempunyai harta dan usaha tetapi kurang seperdua dari kebutuhannya dan tidak ada orang yang berkewajiban memberi belanja kepadanya.
2. Miskin, yaitu orang yang mempunyai harta dan usaha tetapi belum menncukupi kebutuhan sehari-hari. Ukuran cukup disini adalah menurut ukuran umum.
3. Amil, semua orang yang bekerja mengurusi zakat, sedang ia tidak mendapat upah atau bayaran selain zakat.
4. Muallaf, yaitu orang yang baru masuk Islam dan imannya belum teguh.
5. Hamba (Riqab), yaitu orang yang dijanjikan oleh tuannya bahwa ia boleh menebus dirinya, hamba itu diberi zakat sekedar untuk menebus dirinya.
6. Berhutang (Gharim), yaitu orang yang berhutang di atas kemampuan yang dimilikinya dan hutangnya itu bukan untuk tujuan maksiat.
7. Jalan Allah (Sabilillah), yaitu orang yang berjuang di jalan Allah sedang ia sendiri tidak memeroleh gaji atau bayaran yang tertentu.
8. Musafir (Ibnu Sabil), yaitu orang yang sedang mengadakan perjalanan untuk kebaikan. Zakat yang diberikan kepadanya sekedar sebagai bekal perjalanan berikutnya.

MANAAT ZAKAT
1. Mematuhi perintah Allah.
2. Menolong yang lemah.
3. Mewujudkan persaudaraan.
4. Membersihkan jiwa yang kikir.
5. Membersihkan harta dari hal orang lain.
6. Mencegah bala dan musibah, dll.

HARI RAYA IDUL FITRI
Hari Raya Idul Fitri atau di Indonesia disebut Lebaran, dirayakan setiap tanggal 1 Syawal merupakan hari kemenangan bagi kaum muslimin setelah selama sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa. Pada malam Idul Fitri kaum muslimin disunnahkan memperbanyak takbir. Pagi harinya disunnahkan untuk Shalat ‘Ied (Idul Fitri) sebanyak dua rakaat.

TATA CARA SHALAT IDUL FITRI (Shalat ‘Ied)
1. Menggemakan takbir, tahlil, dan tahmid sejak subuh sampai pelaksanaan Shalat ‘Ied
2. Makan/minum sebelum berangkat Shalat ‘Ied
3. Memakai pakaian yang terbaik dari yang dimiliki (tidak harus baru), mandi, serta berhias
4. Waktu shalatnya pada pagi hari, waktu dhuha
5. Bisa dilakukan di masjid atau tanah lapang
6. Dilaksanakan berjamaah dengan disertai khutbah sesudah Shalat ‘Ied
7. Shalat ‘Ied tidak disertai shalat sunah lain, sebelum maupun sesudahnya
8. Shalat ‘Ied tidak diawali dengan adzan dan qamat

DAFTAR ISTILAH ISLAM DALAM RISALAH INI
Adzan/azan : Seruan untuk mengajak orang melakukan salat
Arafah : Daerah terbuka dan luas di sebelah timur luar kota suci umat Islam di Mekkah. Di padang yang luas ini, pada satu hari (siang hari) tanggal 9 Dzulhijjah pada penanggalan Hijriyah berkumpul umat Islam dari berbagai pelosok dunia untuk melaksanakan inti ibadah haji, ibadah wukuf
Bala : Bencana; kecelakaan; mala-petaka; kemalangan
Baligh : Seseorang telah mencapai kedewasaan
Dzulhijjah : Bulan ke-12 dan terakhir dalam penanggalan hijriyah; bulan haji
Fidyah : Denda yang harus dibayar oleh seseorang (biasanya dengan bahan makanan pokok seperti beras dsb) karena meninggalkan salat (atau puasa) yang disebabkan oleh penyakit menahun, penyakit tua, dsb
Firman : Ucapan (Tuhan); sabda (Tuhan)
Hadas : Keadaan tidak suci pada diri seorang Islam, yang menyebabkan ia tidak boleh salat, tawaf, memegang kitab suci Alquran, dsb
Haid : Darah yang biasa dan secara alami dikeluarkan oleh rahim dan keluar dari kemaluan wanita pada saat-saat tertentu. Umumnya keluar selama enam atau tujuh hari, tetapi untuk keadaan-keadaan tertentu dapat lebih atau kurang
Haji Wada : Ibadah haji terakhir kali yang dilakukan Nabi Muhammad Saw pada tahun 10 Hijriah dengan seluruh umat Islam
Hari Tasyriq : Tiga hari berturut-turut setelah hari raya Idul Adha, yakni 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Pada hari itu (dan pada hari raya Idul Adha sendiri), umat Islam melakukan ritual penyembelihan hewan kurban, di hari tasyrik umat Islam diharamkan berpuasa
Hijriyah : Kalender yang digunakan oleh umat Islam, termasuk dalam menentukan tanggal atau bulan yang berkaitan dengan ibadah, atau hari-hari penting lainnya
Imsak : Waktu mulai berpuasa, yaitu sehabis makan sahur sebelum fajar menyingsing
Murtad : Seseorang yang keluar dari agama Islam
Musafir : Orang yang dalam perjalanan dari satu tempat ke satu tempat yang lain
Nabi : Seorang yang diberi wahyu oleh Allah dengan suatu syari’at namun tidak diperintah untuk menyampaikannya, akan tetapi mengamalkannya sendiri tanpa ada keharusan untuk menyampaikannya
Najis : Kotoran yang menyebabkan terhalangnya seseorang beribadah kepada Allah
Nazar : Janji seseorang kepada Allah untuk melakukan sesuatu hal, jika apa yang ia harapkan terpenuhi atau terkabulkan
Nifas : Darah yang keluar dari wanita ketika proses melahirkan baik sebelum melahirkan, sewaktu melahirkan mupun setelah melahirkan, nifas pada umumnya keluar selama 40 hari
Pahala : Ganjaran atau balasan yang diberikan atas kebaikan/amal yang dilakukan
Qadha’ : Melakukan sesuatu karena sebab tertentu yang membuatnya meninggalkankan perbuatan tersebut yang disyariatkan
Rasul : seorang yang mendapat wahyu dari Allah dengan suatu syari’at dan ia diperintahkan untuk menyampaikannya dan mengamalkannya
Sahur : aktivitas makan oleh umat Islam yang dilakukan pada dini hari bagi yang akan menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan
Shalatul qiyam: shalat di malam hari, misalnya tahajud, tarawih, witir, dll
Sunnah muakkad: aktifitas sunnah yang sangat dianjurkan
Syafaat : 1 pertolongan; 2 meminta kebaikan untuk orang lain, dengan kata lain, menggabungkan diri kepada orang lain sebagai penolong dan peminta kebaikan untuknya, yang diberikan seorang Muslim kepada yang lainnya, khususnya Nabi Muhammad saw kepada umat Islam pada hari kiamat atas izin dan kehendak Allah
Tahanuts : Perbuatan ibadah dengan bersunyi-sunyi diri, untuk mensucikan jiwa
Tahiyat : 1 penghormatan; 2 bacaan dalam salat untuk menghormati Allah swt dan Rasul-Nya; 3 doa untuk Nabi Muhammad saw beserta keluarga, dan doa untuk hamba Allah yang saleh
Tahlil : Pengucapan kalimat tauhid la ila ha illallah ‘tidak ada Tuhan selain Allah’ secara berulang-ulang
Tahmid : pengucapan pujian kepada Allah secara berulang-ulang dengan menyebut alhamdulillah ‘segala pujian hanya untuk Allah’ dan wa lillahil-hamd ‘dan bagi Allahlah segala pujian’
Takbir : 1 pengagungan; 2 seruan atau ucapan Allahu Akbar ‘Allah Mahabesar’
Takwa : menjaga diri dari segala perbuatan dosa dengan meninggalkan segala yang dilarang Allah Swt. dan melaksanakan segala yang diperintahkan-Nya
Tasyahud : ucapan syahadat pada waktu shalat ketika dalam keadaan duduk setelah dua sujud
Wukuf : kegiatan utama dalam ibadah haji (dengan berdiam beberapa saat di Arafah pada ketika mulai waktu tergelincirnya matahari tanggal 9 Zulhijah hingga terbit fajar tanggal 10 Zulhijah)
Zikir : Puji-pujian kepada Allah yang diucapkan berulang-ulang

DAFTAR PUSTAKA
1. Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani, Bulughul Maram, Bandung: Al-Maarif
2. Dalil, Faqih, dan Abu Ishfah, Buku Pintar Pedoman Dasar Agama Islam, Surabaya: Penerbit Apollo, 1995
3. Faridl, Miftah, Pokok-pokok Ajaran Islam, Bandung: Pustaka Salman, 2000
4. Hidayat, Rian, Kamus Istilah Islam Lengkap A-Z, manuskrip pribadi
5. Isngadi, Islamologi, Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1984
6. Munawir, Imam, Memahami Prinsip-prinsip Dasar Al-Islam, Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1987
7. Noor, Sadri, Tuntunan Lengkap Puasa, Surabaya: Al-Ikhlas, 1994
8. Rasjid, Sulaiman, Fiqih Islam, Bandung: Sinar Baru Algesindo, 1996
9. Sasaky, Marsuni, Seluk Beluk Ramadhan dan Amalan-amalannya Sesuai dengan Sunnah Rasul, Jakarta: CV. Sa’adiyah, 1997
10. Tim Depag RI, Agama Islam, Jakarta: P3AI-PTU, 1984
11. Wasis, Widjiono, Almanak Jagad Raya, Jakarta: Dian Rakyat, 1991
12. Yayasan Penyelenggara Penerjemah Al-Qur’an, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Semarang: Toha Putra, 1989

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

" />

Twitter Admin, Klik Ya :)

  • Gurindam M'Rana Merana karena dosa Karena dosa ku di neraka Merana dunia dan akhirat Karena mati belum tobat... fb.me/8hvJWbGGj 2 days ago

Kalender

New My Visitors


WELCOME FRIEND
visit counter

Forum WP ID

Translate This Site

Visitors Negeri Jiran

free counters

Yang SeDang BerKunjuNg

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Welcome to Blog Banten Networks
-

Link Blog A-Z

A

4an25 4an25

B

bakulatz BAKULATZ

C

cahjawi Cahjawi - Coretan Bocah Jawi

D

dhahnd371 Dhand's Blog

E

syechanbaraqbahean baraqbah ⠊

F

fdhly Fdhly

G

gabanproduction Gaban Production

H

halamanputih Halamanputih

I

zonaiam iam – Zona yang sepertinya NORMAL

J

jurnalmasbro Jurnal Mas Bro

K

kangjava Kangjava

L

labkomputerku labkomputerku

M

mabrurisirampog mabrurisirampog

N

nalurisendu Nalurisendu

O

oomguru. Oomguru

P

pagi2buta pagi2buta

R

rhakateza Rhakateza's Weblog

S

setiaonebudhi setiaonebudhi

T

terlampau Terlampau Site

U

V

W

wahyuchandra wahyuchandra

X

Y

yuni1980 Yuni1980 Blog

Z