TELAT DATANG DI LOKASI KEBAKARAN DAMKAR DIUSIR WARGA

SEPATAN, (KB),-Dua kios pakaian di Pasar Sepatan Kabupaten Tangerang ludes dilalap si jago merah yang diduga akibat hubungan arus pendek listrik (korsleting), Minggu (8/7) dini hari.

Peristiwa ini diwarnai pengusiran armada berikut petugas pemadam kebakaran (damkar) dari pemerintah setempat yang dinilai lambat datang ke lokasi kebakaran.

Meski para pedagang biasanya tidur di dalam kios, namun beruntung kejadian tersebut tidak sampai menelan korban jiwa. “Karena kami terlalu banyak mengambil listrik di satu sumber, mungkin itu penyebab korsletnya,” ungkap Jaki (43), salah satu korban kebakaran.

Menurutnya, saat kejadian api dengan cepat menyambar atap kios yang terbuat dari terpal berbahan plastik. Kemudian merambat menghanguskan dinding yang juga berbahan mudah terbakar lainnya , yaitu kayu dan tripleks hingga tidak lama kemudian, api pun langsung menyambar kios sebelahnya.

Diungkapkan Jaki, ketika api sudah mulai terlihat membesar, dia dan beberapa pedagang lainnya langsung lari ke luar kios untuk meminta pertolongan. Sontak, warga pun berdatangan dan dengan alat seadanya, dari ember sampai ada yang menggunakan karung goni basah, mereka berusaha memadamkan api.

“Saya teriak-teriak, langsung banyak warga yang memberi bantuan. Dengan alat seadanya, api berusaha dipadamkan,” ujarnya.
Setelah sekitar satu jam lamanya warga berjibaku memadamkan kebakaran, api akhirnya bisa dikuasai dan padam. Jaki menyayangkan kurang sigapnya petugas dari Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (Dinas PB Damkar) Kabupaten Tangerang.

Pasalnya, saat api mulai terlihat, sudah ada warga yang menghubungi petugas pemadam kebakaran, namun petugas itu terlambat datang. Padahal, saat kejadian jalan menuju lokasi kebakaran sedang sepi.
Akibat keterlambatan tersebut, pemilik toko kebakaran sempat mengusir dua unit mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi. “Lama juga kami menunggu damkar, tapi belum juga datang. Tidak ada alasan bagi damkar untuk datang telat. Wong posisi waktu itu jalanan sangat sepi, dan damkar juga tidak terlalu jauh dari sini. Jadi dalam waktu seperempat jam seharusnya sudah tiba,” ucap Jaki kesal.

Kapolsek Sepatan AKP Sunaryo membenarkan telah terjadi kebakaran di wilayahnya. Namun, pihaknya tidak memasang garis polisi di lokasi kejadian. “Mereka ingin berjualan lagi, dan yang terbakar pun tidak terlalu banyak, jadi tidak perlu diberi garis polisi,” ujarnya.(Endang/Job)***
Sumber: kabarbanten

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

" />

Twitter Admin, Klik Ya :)

  • Fiksi Mini: "Yuk" Suami: "Mah, yuk!" Istri: "Yuk." TAMAT 😅 1 hour ago

Kalender

New My Visitors


WELCOME FRIEND
visit counter

Forum WP ID

Translate This Site

Visitors Negeri Jiran

free counters

Yang SeDang BerKunjuNg

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Welcome to Blog Banten Networks
-

Link Blog A-Z

A

4an25 4an25

B

bakulatz BAKULATZ

C

cahjawi Cahjawi - Coretan Bocah Jawi

D

dhahnd371 Dhand's Blog

E

syechanbaraqbahean baraqbah ⠊

F

fdhly Fdhly

G

gabanproduction Gaban Production

H

halamanputih Halamanputih

I

zonaiam iam – Zona yang sepertinya NORMAL

J

jurnalmasbro Jurnal Mas Bro

K

kangjava Kangjava

L

labkomputerku labkomputerku

M

mabrurisirampog mabrurisirampog

N

nalurisendu Nalurisendu

O

oomguru. Oomguru

P

pagi2buta pagi2buta

R

rhakateza Rhakateza's Weblog

S

setiaonebudhi setiaonebudhi

T

terlampau Terlampau Site

U

V

W

wahyuchandra wahyuchandra

X

Y

yuni1980 Yuni1980 Blog

Z

%d bloggers like this: